Langsung ke konten utama

Mana yang Duluan?

Ini tentang berbagai macam tipe orang dilihat dari bagaimana orang tersebut memprioritaskan sesuatu. Mendahulukan mengerjakan yang dia suka dan mendahulukan mengerjakan yang dia tidak suka. Inget gak pernah melakukan "ketidakadlilan" itu secara sengaja atau tidak. Padahal dua hal atau beberapa hal tersebut memang pantas didahulukan. Haha pusing bahasanya :D

Untuk tipe yang mendahulukan mengerjakan yang dia suka adalah manusia-manusia yang tidak mau dibikin pusing dulu sama hal berat menurut dia. Sudah dibebani banyak kerjaan, yang gak enak pula udah pasti bikin pusing kan. Setelah pekerjaan yang disukai selesai barulah mengerjakan yang gak disuka itu. Eitz, asal jangan lupa dikerjain aja gara-gara nemu pekerjaan yang menyenangkan lainnya.

Tipe manusia yang mendahului mengerjakan yang dia tidak suka adalah manusia yang tipe berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian. Pahit dulu baru manisnya. Gak mau seneng dulu habis itu sebel. Tapi kalau tipe yang seperti ini jadi ngoyo buat ngerjain yang dia gak suka karena pengen ngerjain yang disuka.

Yah, apapun tipenya pekerjaan tetaplah harus dikerjakan tanpa membedakan suka atau tidak suka. Semuanya akan ditagih pertanggungjawabannya nanti. Lebih baik membedakan sesuai prioritas pekerjaan berdasarkan kepentingan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jadi Mahasiswa Harus Mau Kerja Keras

Judulnya agak gimana gitu yah, semacam tulisan gede-gede yang biasanya ada di spanduk-spanduk pinggir jalan yang isinya promosi mau ada seminar motivasi. Cukup menjual setidaknya untuk dibaca kalangan teman yang tentu saja dipaksa baca haha. Sebagai mahasiswa senior (karena kelamaan gak lulus :'( udah kayak sekolah SD), sudah banyak banget cobaan sebagai mahasiswa yang dilalui. Okeh kalau kata "cobaan" kesannya terlalu lebay, tapi keukeuh gak mau aku ganti jadi kata yang lebih halus karena gak nemu kata penggantinya. Mau dari mana dulu nih ceritanya? Semua mahasiswa tua pasih pernah donk ngalamin jadi MaBa alias mahasiswa baru? Coba inget-inget deh gimana rasanya? Hina banget yah haha.. Kamu bakal gak merasa hina mungkin karena dapet gebetan di akhir ospek, bisa temen sekelompok atau beruntungnya adalah senior clink. Tapi seberat apapun cobaan ketika jadi MaBa tentulah belum apa-apa karena yang dihadapi masih sesama mahasiswa juga, yang mungkin bakal kamu temukan l...

Karena Menjadi Bidadari Itu Tidak Mudah

Apa yang harus dilakukan??? Banyak sekali ternyata. Yang intinya ada pada proses belajarku. Ditempa oleh banyak hal yang kadang tak disadari. Hal yang tadinya tak terpikir, tak bisa dilakukan sampai tak ingin melakukan. Toh, perlahan ternyata kulakukan juga. Lalu apa yang terjadi setelah banyak hal itu? Sayap bidadari yang perlahan aku susun untuk kupakai terbabg kadang patah. Dirusak yang lain. Dan bodohnya, kadang aku merusaknya sendiri. Walhasil sayap tak pernah jadi. Dan aku belum juga terbang samapi sekarang. Gaun bidadarinya? Belum selesai aku jahit. Aku sering kehabisan benang. Jarumku kadang karatan. Mana mau aku buat gaun bidadariku dengan jarum karatan! Padahal kain untuk membuat gaun aku persiapkan betul. Bahan halus yang bakal nyaman kukenakan nanti. Sepatu bidadariku? Ya Tuhan… Adakah yang salah dengan ukuran kakiku? Kenapa aku tampak aneh memakainya? Iya, aku memang tak membuatnya sendiri. Aku membelinya. Apa salah? Aku belum bisa membuatnya sendiri… Mahkota b...

nulis skripsi gak segampang nulis status facebook

okeh, kita mulai postingan kali ini dengan judul sedikit nyindir. nyindir diri sendiri sih lebih tepatnya. sehari kamu bisa update status di facebook berapa kali? sejam ini udah ngetweet berapa kali? kemudian jari jemari mulai digerakkan, mata memincing mulai menghitung. damn! gak sebanding sama jari-jarinya bergerak buat ngetik revisian. lebih kreatif di dunia maya dari pada kreatif di dunia nyata. hello! status facebook sama twit-twit kamu gak bikin kamu jadi sarjana, ody!! kadang suka pengen teriak gitu deh.. mana coba? mana coba hasil revisiannya? hahaha *ketawa miris*